Setiap sistem adalah urutan pengerjaan lengkap — persiapan permukaan, primer, material utama, lapisan penutup. Membeli satu produk tanpa lapisan pendukungnya adalah penyebab kegagalan yang paling sering kami temui.
Dinding, keramik, waterproofing, lantai, perbaikan struktur dan cat.
Untuk dinding dengan cat mengelupas dan plester rusak. Lapisan rusak dikupas, permukaan diikat ulang, diratakan, lalu ditutup lapisan pelindung.
Untuk dinding yang lembab terus-menerus. Sumber air dicari dan dihentikan dulu — melapis tanpa menghentikan sumbernya hanya memindahkan masalah.
Untuk keramik yang copot atau berbunyi kosong. Menggantikan adukan semen-pasir biasa dengan perekat yang memang diformulasikan untuk keramik.
Untuk nat yang retak, rapuh atau berubah warna. Nat lama dikeruk habis lalu diisi ulang — tanpa primer, karena nat tidak memerlukannya.
Untuk dak beton yang bocor. Genangan dan retak diperbaiki dulu, baru dilapisi membran elastis tahan UV.
Untuk basement yang merembes akibat tekanan air tanah. Menahan air dari sisi negatif, yaitu dari dalam ruangan.
Untuk beton keropos, honeycomb dan spalling. Beton rusak dibuang sampai bertemu bagian yang sehat, lalu dibangun ulang.
Untuk lantai epoksi yang mengelupas. Penyebab tersering adalah uap air dari bawah dan persiapan permukaan yang kurang, bukan mutu cat.
Untuk cat yang berjamur. Jamur adalah gejala kelembaban — membunuh jamur tanpa mengatasi sumber lembabnya hanya menunda kambuh.
Untuk cat yang mengapur pada bangunan baru. Semen muda melepas alkali yang merusak cat biasa dari bawah.
Untuk lantai beton yang berdebu terus. Permukaan beton yang rapuh dikeraskan, bukan sekadar ditutup cat.
Sistem umum pengecatan ulang: cat pudar, melepuh atau mengelupas. Menentukan primer yang tepat berdasarkan kondisi dinding.
Untuk dinding yang cepat kotor dan sulit dibersihkan. Area anak, dapur, lorong dan fasilitas publik.
Kamar mandi bocor di detailnya, bukan di bidang datarnya. Sistem ini menangani sudut, floor drain dan pipa tembus lebih dulu, baru melapisi bidang, lalu menutup dengan keramik di atas lapisan yang sudah terbukti kedap.
Tangki menahan air dari dalam, terus-menerus. Beton porous dan retak diperbaiki lebih dulu, baru dilapisi, lalu dibuktikan dengan uji kebocoran sebelum tangki dipakai.
Satu dinding, dua brand, satu spesifikasi. Plester dan skimcoat NEXCRETE menyiapkan substratnya, cat NexPaint menyelesaikannya — sehingga tanggung jawab atas hasil akhir tidak terputus di tengah lapisan.
Susunan lapisan dan ketebalan DFT mengikuti klasifikasi korosivitas ISO 12944 untuk lingkungan proyek.